Liputan6.com, Jakarta Para ilmuwan telah menguak, ayam ternyata keturunan dinosaurus berbulu -- yang juga adalah nenek moyang para burung modern. Kini, para ahli sedang berupaya membangkitkan "chickenosaurus" alias ayam 'mutan' dengan ekor panjang, memiliki lengan, dan gigi tajam mirip buaya. Atau dengan kata lain, para ahli sedang berusaha mengembalikan ayam ke bentuk purba, ke nenek moyangnya. Para peneliti pekan lalu mengumumkan, mereka berhasil memodifikasi paruh embrio ayam menyerupai moncong dinosaurus. Namun, paruh hanya salah satu dari sekian banyak modifikasi yang diperlukan untuk mengembalikan ayam jadi dinosaurus. Mengingat banyak kendala yang dihadapi, seberapa dekat para ilmuwan menciptakan "chickenosaurus"? "Dari sisi kuantitatif, kami sudah mencapai 50 persen," kata Jack Horner, dosen paleontologi di Montana State University, sekaligus kurator paleontologi di Museum of the Rockies, seperti dikutip dari sit...